Pensiun Dini

Salam Sejahtera,

Yang terhormat !

Pak Rocky , saya sudah beli dan baca buku bapak: jgn mau di PHK, saya belum temui penjelasan tentang Pensiun Dini, sebagai info : ditempat saya ada PP yang menyatakan bahwa umur 45 thn dan masa kerja lebih 10 thn dapat mengajukan. PHK Dengan hormat atas permintaan karyawan /  pensiun dipercepat:

Bunyinya:

KARYAWAN AKAN MENERIMA MANFAAT PENSIUN SESUAI DENGAN KETENTUTUAN PERUNDANG UNDANG YG BERLAKU. Apakah perhitungan nya sama seperti  pensiun normal? ( PP.  KARYWAN YG TELAH MENCAPAI USIA PENSIUN NORMAL, yaitu 55 thn akan diberhentikan dengan hormat Sekedar info : umur saya 50 thn masa kerja lebih dari 27 tahun. hitungannya kali berapa dan apa saja yg bisa diperoleh? ( saya peserta jamsostek dan dana pensiun BNI 46 )

Sangat besar harapan saya kalau  bapak dapat memberi masukan yang bisa membantu saya dan beberapa teman-temen saya yang kurang paham dengan bahasa hukum, saat ini sedang dalam proses utk mengajukan permohonan di PHK Dengan hormat
Thanks 4 UR help &  GBU

YS

Jawab:

Selamat sore pak YS,
Terima Kasih atas kritikannya terhadap buku saya. Memang masalah pensiun dini itu terlewatkan untuk dibahas.

Bila Pensiun Dini merupakan kebijakan dari perusahaan, dan bukan inisiatif pekerja, maka perhitungannya sama dengan pensiun biasa.

Bila pensiun dini merupakan inisiatif dari pekerja maka harus diselesaikan melalui lembaga biaprtit berkaitan dengan pesangon dan didasarkan pada asas konsensualisme (kesepakatan). Bila perundingan dead lock, maka pensiun dini tsb akan dianggap menjadi PHK karena mengundurkan diri.

Bila pekerja didaftarkan pada program pensiun, maka perusahaan tidak diwajibkan membayar pesangon. Namun bila, pembayaran dana pensiun lebih rendah dari ketentuan UU Ketenagakerjaan, maka selisihnya dibayarkan oleh perusahaan.
Itu perbedaan mengenai uang pesangon, sedangkan untuk UPMK dan UPH tetap harus dibayarkan oleh perusahaan sesuai ketentuan pensiun dalam UU Ketenagakerjaan.

Demikian penjelasan saya.

Terima kasih

6 thoughts on “Pensiun Dini

  1. pak saya mau bertanya bila di kkb diperusahaan menyebutkan pensiun dini 15 tahun dan atau sakit boleh itu hitungannya bgamana? dan bila ternyata perusahaan tdk mengabulkan terimakasih

    1. Terima kasih atas pertanyaannya,
      Jika memang diatur di dalam KKB, maka seharusnya hitungan itu juga termuat di dlm KKB.
      Namun, jika hitungan tdk ada di dlm KKB, maka hitungannya berdasarkan kesepakatan antara pemberi kerja dgn pekerja.
      Yang menjadi permasalahan jika tdk ada kata sepakat, maka bila pekerja tetap bertahan dgn pensiun dini, maka bisa dikhawatirkan pekerja akan dianggap mengundurkan diri. Hingga perhitungannya berdasarkan UU Ketenagakerjaan.
      Ini termasuk Perselisihan Hak, maka bisa dimintakan pendapat ke Disnaker.

  2. Pak, Boleh saya minta informasi juga. begini pak ceritanya ada saudara saya yg diPHK sepihak krn memang dia melakukan pelanggaran berat yaitu menggelapkan uang perusahaan perbankan pada pos rekening ATM dlm jumlah sekitar 178jt dalam kurun waktu 1thn dari tahun 2010 s/d 2011, dan ketahuan pada bulan november 2011 dan diapun sudah mengakui perbuatannya tetapi dalam 2 minggu berikutnya uang tersebut sudah dikembalikan atau diganti kembali sebesar uang yang pernah dia ambil. namun yang anehnya di akhir tahun 2011 pihak perusahaan tidak memberikan surat peringatan malah hanya diberikan surat skorsing kemudian pada tanggal 27 maret 2012 saudara saya dapat surat PHK secara tidak hormat dan disurat PHK tsb disebutkan bahwa mengenai uang pensiun akan diberikan pada tahun 2024 dan tidak mendapatkan seperserpun dari hasil dia kerja selama 4 thn seharusnya kan pihak perusahaan harus memberi surat peringatan dulu yang sesuai uu tenaga kerja yang berlaku diindonesia. nah..inikan sangat merugikan saudara saya sudah dipecat namun tidak mendapatkan apa2 dari perusahaan tsb.malah sampai dengan skrg saudara saya itu susah mendapatkan pekerjaan apalagi dia sudah mempunyai 2 org anak. sebelumnya perusahaan perbankan tersebut pada tahun 2010 sudah melakukan pergantian direksi baru. namun pada beberapa kasus pada direksi sebelumnya dengan masalah yang sama karyawan2 yang pernah berbuat hal yang sama seperti saudara saya masih dipekerjakan kembali karena direksi masih menimbang faktor keluarga dan nasib keluarganya di masa datang tetapi direksi yang sekarang tidak begitu ada masalah pelanggaran berat langsut dipecat tanpa melakukan mediasi terlebih dahulu dengan si karyawan yang melakukan kesalahan bagimana baiknya. karena jujur saya katakan saudara saya itu sudh mengembalikan uang yang diambilnya dalam kurun waktu 2 minggu setelah ketahuan dan selama skorsing baik sikap dan perbuatannya sudah menunjukkan perubahan yang baik. suudara saya sampai dgn skrg mash blm terima dgn keputusan tsb karena sebelum2nya diperusahaan tersebut orang yang bermasalah masih bisa bekerja tetapi hanya diberi 1 kesempatan kalau 2 x langsung di phk dan mau merperkarakan masalah tersebut tidak ada uang untuk membayar biaya perkara karena untuk makan saja dia sdh sangat susah apalagi untuk byr sana sini.
    Mohon petunjuknya pak apakah sebenernya saudara saya itu msh berhak mendapatkan uang pesangon, uang penghargaan, & uang ganti rugi yg sesuai UU. Apakah saudara saya yg memang bersalah itu msh bisa mendapatkan haknya secara adil dan apakah masih bisa diperkejakan kembali ? mohon informasinya dan cara penyelesaiannya dari bapak dan Terima kasih sebelumnya

    1. Selamat sore mohon maaf jika balasan saya ini terlambat, dikarenakan kesibukan saya.
      Jika masih berkenan menerima saran saya thd permasalahan Anda, yaitu sebagai berikut:
      Pelanggaran yang dikategorikan sebagai PELANGGARAN BERAT, baik berdasarkan UU Ketenagakerjaan maupun oleh peraturan internal perusahaan, menurut tidak dapat dilakukan pemecatan langsung.
      Namun, si pekerja yang melakukan pelanggaran berat tsb, harus dicutikan terlebih dahulu. Dan pelanggaran berat tersebut harus terlebih dahulu dilaporkan kepihak Kepolisian, jika merupakan tindak pidana.
      Jika pekerja yang pelanggaran berat tsb langsung dipecat tanpa proses tsb diatas, maka ia berhak untuk menerima perhitungan PHK secara normal yaitu 2 x PMTK.

      Demikian jawaban saya, mohon maaf atas keterlambatan saya dalam menjawab. Dan mohon maaf bila kurang berkenan.

      Terima Kasih

  3. Dear pak Rocky Marbun,SH. M.H.

    Pak mohon penjelasan mengenai pensiun dini, bila saya mengajukan surat permohonan pensiun dini 2 bulan sebelum hari “H” dan selama masa tsb saya masih menjalankan tugas2 sebagaimana biasa apakah hak2 yang akan saya dapatkan perhitungannya sama dengan PHK mengingat masa kerja saya yang sudah 33 tahun terus terang saya sudah jenuh pak, apabila tidak sama perkenankan saya memohon kepada Bapak mengenai cara dan solusinya agar dana pensiun saya tsb perhitungannya sama dengan karyawan lain yang di PHK. Mohon saran dan masukan dari Bapak.

    Terima kasih atas perhatiannya.

    Best regards,
    Rini

    1. Selamat Sore Mbak yuni,
      Mohon maaf baru balas, karena kesibukan mengajar saya.
      Konsep dasar dari Pensiun Dini adalah asas konsensualisme (kesepakatan), mengapa? karena menyimpang dari aturan formal mengenai pensiun. Kecuali sudah diatur secara khusus di dalam Peraturan Perusahaan (PP) atau Perjanjian Kerja Bersama (PKB). Sehingga permintaan Pensiun Dini, mengenai besaran nominalnya diperlukan negosiasi dan kesepakatan dengan pihak perusahaan.
      Demikian penjelasannya, mohon maaf jika kurang berkenan.

      Terima Kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s