Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan No. 986 Thn 2002 ttg Tindak Pidana Narkoba

P U T U S A N

N0.986/Pid.B/2002/PN.Jak.Sel.

” DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA “

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang memeriksa dan mengadili perkara-perkara pidana pada tingkat pertama, telah menjatuhkan putusan sebagaimana tersebut di bawah ini dalam perkara terdakwa :

N a m a                      : FADELI alias ADI

Tempat lahir             : Jakarta

Umur/Tg1.Lahir      : 23 Tahun / 16 – April – 1979

Jenis kelamin                        : Laki-laki

Kebanosaan              : Indonesia

Tempat tinggal         : Jln. Raya Pasar Minggu Gg. Mesjib Baru Rt.07/O1 No.25A Kelurahan Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Agama                       : Islam

Pekerj aan                  : – -

Pendidikan               : SMA

Terdakwa ditahan    :

a) Penyidik tanggal 13 Pebruari 2002 No.Po1.SP.Han/219/II/ 2002 /Serse sejak tanggal 13 – Pebruari – 2002 sampai dengan tanggal 4 – Maret. – 2002 ;

b) Perpanjangan oleh Penuntut Umum tanggal 4 Maret 2002 No.PP-56/0.1.5/ Ed.2/02/2002 sejak tanggal 5 Maret 2002 sampai dengan tanggal 13 Apiil 2002. ;

c)         Penuntut Umum tanggal 4 Juni 2002 No.Print-1355/0.1.5/ Ft-2/06/2002 sejak tanggal 4 Juni 2002 sampai dengan tanggal 23 Juni 2002 ;

d)        Perpanjangan oleh Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan tanggal 21 Juni 2002 No.1100/Pen.Pid/2002/PNJS. sejak tanggal 24 Juni 2002 sampai dengan tanggal 23 Juli 2002 ;

e)         Perintah Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan tanggal 12 Juli 2002 No.1100/Per.Per.Tah/986/Pid.B/2002/PN.Jak.Sel. sejak tanggal 12 Juli 2002 sampai dengan tanggal 12 – Agustus – 2000 ;

f) Perpanjangan Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan tanggal 12 Agustus 2002 sejak tanggal 13 Agustus 2002 sampai dengan 10 Oktober 2002 ;

Terdakwa dipersidangan tidak didampingi Penasihat Hukum ;

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan tersebut ; Telah membaca berkas perkara ;

Telah mendengar keterangan saksi-saksi dan Terdakwa dipersidangan ;

Telah mendengar pula tuntutan pidana (requisitoir) dari Jaksa Penuntut Umum yang berpendapat bahwa terdakwa telah terbukti bersalah atas dakwaan Primair dan karenanya menuntut supaya Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang memeriksa dan mengadili perkara ini memutuskan sebagai berikut :

l. Menyatakan Tedakwa FADELI alias ADI bersalah melakukan bermufakat melakukan tindak pidana secara tanpa hak dan melawan hukum memiliki, menyimpan untuk dimiliki atau untuk persediaan, atau menguasai narkotika Golongan I bukan tanaman, sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 78 (2) UU RI Nomor 22 tahun 1997 tentang Narkotika (dakwaan Primal) ;

2.         Menjatuhkan pidana penjara terhadap FADELI alias ADI dengan pidana penjara selama : 2 (dua) tahun 6 (enam) bulan dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan sementara, dengan perintah agar terdakwa tetap ditahan ;

Membayar denda sebesar Rp.S (lima) juta, subsidair 4 (empat) bulan kurungan ;

3.         Membebaskan terdakwa dari dakwaan Subsidair ;

4. Menetapkan barang bukti berupa 7 (tujuh) paket kecil berisi heroin berat ± 0,1830 Gram dirampas untuk dimusnahkan ;

5.         Menetapkan membayar biaya perkara Rp.1000.­

Telah mendengar Pembelaan secara lisan dari Terdakwa, rnohon keringanan hukuman;

Menimbang, bahwa Terdakwa oleh Penuntut Umum didakwa melakukan tindak pidana sebagai berikut :

 

Primair :

 

Bahwa mereka terdakwa FADELI al. ADI dam AZHARI berkas terpisah pada hari Selasa tanggal 12 – Pebruari – 2002 sekira pukul 11.30 WIB atau setidak-tidaknya pada waktu lain dalam tahun 2002 bertempat di Jalan Raya Pasar Minggu Gg. Mesjid Baru, Pasar Minggu Jakarta Selatan atau setidak-tidaknya pada tempat lain dalam daerah Hukum Pengadilan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, bermufakat melakukan tindak pidana secara tanpa hak dan melawan hukum memiliki, menyimpan untuk dimiliki atau untuk persediaan, atau menguasai narkotika golongan I bukan tanaman berupa 7 (tujuh) paket kecil berisi serbuk putih jenis heroin berat ± 0,1830 gram dan terdaftar dalam golongan I Nomor urut 19 lampiran UU No.22 tahun 1997 tentang Narkotika sebagaimana tersebut dalam hasil Pemeriksaan Labkrim Puslabfor Korps Reserse Polri No.Lab­777/KNF/2002 tanggal 5 – Maret – 2002, dilakukan dengan cara sebagai berikut:

Bahwa awalnya Sat Serse Narkotika Polda Metro Jaya mendapat informasi dari masyarakat sekitar, bahwa terdakwa FADELI dan AZHARI adalah pengedar narkotika jenis heroin di sekitar jalan Raya Pasar Minggu Gg. Mesjid Baru Jakarta Selatan ;

Bahwa berdasarkan informasi tersebut saksi GEDE DANA dan APRTZAL MAZANI (anggota Polisi) melakukan penyamaran sebagai penumpang dan sopir taksi untuk melakukan transaksi dengan AZHARI ;

Bahwa setelah di TKP, ketika AZHARI masuk kedalam taksi Iangsung ditangkap dan bersamaan dengan itu pula terdakwa FADELI al. ADI yang sedang ditangkap, dan ketika dilakukan penggeledahan ditemukan 7 (tujuh) paket kecil berisi serbuk putih yang disimpan terdakwa disaku celana yang dipakainya ;

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 78 (2) No.22 tahun 1997 tentang Narkotika ;

SUBSIDAIR :

Bahwa ia terdakwa FADELI al. ADI pada hari Selasa tanggal 12 – Pebruari – 2002 sekira pukul 11.30 WIB atau setidak-tidaknya pada waktu lain dalam tahun 2002 bertempat di Jalan Raya Pasar Minggu Gg. Mesjid Baru, Pasar Minggu Jakarta Selatan atau setidak-tidaknya pada tempat lain dalam daerah Hukum Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, secara tanpa hak dan melawan hukum memiliki, menyimpan untuk dimiliki atau untuk persediaan, atau menguasai narkotika golongan I bukan tanaman berupa 7 (tujuh) paket kecil berisi serbuk putih jenis heroin berat ± 0,1830 gram dan terdaftar dalam golongan I Nomor urut 19 lampiran UU No.22 tahun 1997 tentang Narkotika sebagaimana tersebut dalam hasil Pemeriksaan Labkrim Puslabfor Korps Reserse Polri No.Lab-777/KNF/2002 tanggal 5 – Maret – 2002, dilakukan dengan cara sebagai berikut:

Bahwa awalnya Sat Serse Narkotika Polda Metro Jaya mendapat informasi dari masyarakat sekitar, bahwa terdakwa FADELI dan AZHARI adalah pengedar narkotika jenis heroin di sekitar jalan Raya Pasar Minggu Gg. Mesjid Baru Jakarta Selatan ;

Bahwa berdasarkan informasi tersebut saksi GEDE DANA dan APRIZAI. MAZANI (anggota Polisi) melakukan penyamaran sebagai penumpang dan sopir taksi untuk melakukan transaksi dengan AZHARI ;

Bahwa setelah di TKP, ketika AZHARI masuk kedalam taksi langsung ditangkap dan bersamaan dengan itu pula terdakwa FADELI alias ADI yang sedang ditangkap, dan ketika dilakukan penggeledahan ditemukan 7 (tujuh) paket kecil berisi serbuk putih yang disimpan terdakwa disaku celana yang dipakainya ;

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana aalam pasal 78 (1) huruf b UU No.22 tahun 1997 tentang Narkotika ;

Menimbang, bahwa dipersidangan telah didengar keterangan saksi dibawah sumpah yang pada pokoknya menerangkan sebagai berikut :

 

Saksi : A Z H A R I :

benar saksi adalah kakak Terdakwa ;

benar pada hari Selasa, tanggal 12 Pebruari – 2002 sekitar jam 11.30 saksi dan Terdakwa ditangkap aparat Kepolisian ;

benar pada saat ditangkap ditemukan 7 (tujuh) paket heroin di celana Terdakwa ;

saksi hanya menjual pada orang tertentu ;

saksi dan terdakwa mengedarkan sejak tahun 2002 bulan Januari bilah ada yang beli saksi yang menyerahkan ;

pada saat ditangkap Terdakwa sedan2 daur ulane :

barang bukti yang diperlihatkan oleh Majelis Hakim dibenarkan oleh saksi ;

 

Menimbang, bahwa saksi MT. PAN.JAiTAN dan SUTRISNO tidak datang walaupun telah dipanggil oleh Jaksa Penuntut Umum, akan tetapi Terdakwa tidak keberatan keterangan saksi-saksi tersebut dibacakan ;

Saksi MT. PANJAITAN :

- Pada tanggal 12 – Pebruari – 2002 sekitar jam 10.30 WIB., saksi menerima informasi dari warga atau masyarakat yang tidak mau disebutkan namannya namun dapat dipercaya, bahwa di Jl. Raya Pasar Minggu Gg. Mesjid Baru Jakarta Selatan sering dipergunak sebagai transaksi Narkotika jenis Heroin ;

- Setelah saksi melakukan penangkapan terhadap tersangka AZHARI, selanjutnya saksi menangkap tersangka FADLI yang merupakan anak huah tersangka AZHARI ;

- Dan tersangka disita barang bukti berupa serbuk putih heroin (putaw) 7 paket lecil yang disimpan disaku celana tersangka dibagian sebelah kanan, selanjutnya tersangka berikut barang buktinya dibawa di Polda Metro Jaya guna pemeriksaan lebih lanjut ;

- Dalam melaksanakan penangkapan terhadap tersangka tersebut dipimpin langsung oleh AKP Drs. HERU SUPRIHASTO, dan selain tersangka ada oarng lain yang ditangkap yaitu adalah AZHARI (kakak kandung tersangka) ;

- Pada saat saksi melakukan penangkapan, tersangka tidak melakukan perlawanan atau mempersulit petugas ;        ,.

 

Saksi SUTRISNO :

Pada tanggal 12 – Pebruari – 2002 sekitar jam 10.30 WIB., saksi menerima informasi dari warga atau masyarakat yang tidak mau disebutkan namananya namun dapat dipercaya, bahwa di Jl. Raya Pasar Minggu Gg. Mesjid Baru Jakarta Selatan sering dipergunakan sebagai transaksi Narkotika jenis Heroin ;

Setelah saksi melakukan penangkapan terhadap tersangka AZHARI, selanjutnya saksi menangkap tersangka FADLI yang merupakan anak buah tersangka AZHARI ;

Dari tersangka disita barang bukti berupa serbuk putih heroin (putaw) 7 paket kecil, selanjutnya tersangka berikut barang buktinya dibawa ke Polda Metro Jaya guna pemeriksaan lebih lanjut ;

Dalam melaksanakan penangkapan terhadap tersangka tersebut dipimpin langsung oleh AKP Drs.HERU SUPRIHASTO, dan selain tersangka ada orang lain yang ditangkap yaitu adalah AZHARI (kakak kandung tersangka) ;

 

Menimbang, bahwa atas keterangan para saksi tersebut, Terdakwa menyatakan benar semua, tidak keberatan dan selanjutnya memberi keterangan pada pokoknya sebagai berikut :

Bahwa benar Terdakwa pada hari Selasa tanggal 12 Pebruari – 2002 ± jam 14.30 WIB., ditangkap saksi di Jl. Raya Pasar Minggu Gg. Mesjid, Jakarta Selatan ;

Bahwa ketika digeledah oleh Petugas tersebut ditemukan dalam saku celana terdakwa 7 (tujuh) bungkus kecil Heroin yang mengaku titipan dari dari AZHARI (kakak terdakwa) untuk dijual kepada orang lain tertentu saja yang dikenal ;

- Bahwa hal itu telah berlangsung sejak Januari 2002 (2) bulan dan dari penjualan tersebut terdakwa dapat upah Rp.10.000.- dari saksi AZHARI

- Bahwa terdakwa tidak ada ijin dari yang berwenang untuk memiliki, menyimpan, mengusai barang bukti tersebut ;

- Bahwa barang bukti berupa 7 (tujuh) paket kecil berisi heroin 0.1830 gram adalah barang yang didapat dari kantong saku celana terdakwa ;

- Bahwa terdakwa mengaku salah dan menyesali perbuatannya ;

 

Menimbang, bahwa untuk dapat dipersalahkan melanggar pasal 78 (2) UU No.22 tahun 1997 tentang Narkotika, maka perbuatan terdakwa harus memenuhi unsur-unsur :

  1. tanpa hak dan melawan hukum ;
  2. dengan permufakatan jahat ;
  3. memiliki, menyimpan untuk dimiliki atau persediaan atau menguasai narkotika golongan I bukan tanaman ;

 

Unsur Tanpa hak dan melawan Hukum.

Menimbang, bahwa dengan keterangan saksi MT. PANJAITAN, saksi SUTRISNO, saksi AZHARI. Dan dibenarkan oleh terdakwa barang bukti berupa 7 (tujuh) paket kecil heroin (Putaw) adalah milik dan didapat dari terdakwa yang rencana untuk dijual kepada orang-orang tertentu yang dikenal baik ;

Bahwa terdakwa juga menerangkan bahwa terdakwa tidak ada ijin dari yang berwenang untuk memiliki barang bukti tersebut ;

Menimbang, bahwa demikian unsur ini telah terbukti ;

 

Unsur dengan permufakatan jahat.

Menimbang, bahwa sesuai keterangan saksi AZHARI dibenarkan oleh Terdakwa bahwa terdakwa adalah adik kandung dari saksi yang juga secara bersama antara saksi AZHARI (terdakwa dalam perkara lain) dengan terdakwa telah sejak Januari 2002 bekerja sama melakukan jaul beli barang bukti, akan tetapi terbatas kepada teman-teman tertentu yang mereka kenal saja ;

Menimbang, bahwa dengan demikian unsur inipun telah terbukti ;

 

Unsur Memiliki, Menguasai untuk dimiliki atau persedian atau Menguasai Narkotika Gol I bukan Tanaman

Menimbang, bahwa keterangan saksi MT. PANJAITAN clan SUTRISNO bahwa ketika ditangkap ditemukan pada kantong celana terdakwa 7 (tujuh) paket heroin dengan berat ± 0.1830 gram yang menurut pengakuan terdakwa akan dijual kepada teman-teman tertentu yang ia kenal saja dan setelah diadakan penelitian di Labaratorium Puslabfor Korps Reserse Polri ternyata bahwa barang bukti jenis heroin golongan I ;

Menimbang, bahwa dengan demikian unsur inipun telah terbukti ;

Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tersebut di atas perbuatan terdakwa telah memenuhi unsur dakwaan Primair, clan karena itu terdakwa harus dinyatakan secara sah d meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana tanpa hak clan melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai narkotika Gol I bukan tanaman ;

Menimbang, bahwa karena terdakwa telah dinyatakan terbulcti melakukan tindak pidana yang didakwakan dalam dakwaan Primair, maka tentang dakwaan subsidair tidak perlu dipertimbangkan lagi ;

Menimbang, bahwa mengenai barang bukti berupa 7 (tujuh) paket

Serbuk putih heroin seberat +  0.1830 gram harus dirampas untuk dimusnahkan ;

Menimbang, bahwa karena Terdakwa telah dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman Terdakwa dibebani untuk membayar biaya perkara ;

Menimbang, bahwa sebelum Majelis Hakim menjatuhkan hukuman perlu dipertimbangkan hal-hal yang memberatkan dan yang meringankan, yaitu :

Hal-hal yang memberatkan :

- Perbuatan terdakwa bertentangan dengan usaha Pemerintah dalam memberantas Narkoba ;

-           Perbuatan terdakwa sangat merusak generasi muda harapan bangsa ; Hal-hal yang meringankan :

-           Terdakwa mengaku terus terang ;

-           Terdakwa belum pernah dihukum ;

-           Terdakwa bersikap santun dipersidangan ;

Memperhatikan akan pasal-pasal dan peraturan perundang­undangan yang berkenaan dengan perkara ini.

 

M EN GAD I L I :

  1. Menyatakan Terdakwa FADHLI alias ADI, terbukti dengan sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana tanpa hak dan melawan hukum memiliki, menyimpan,menguasai narkotika Gol. I jenis heroin bukan tanaman ;
  2. Menghukum Terdakwa FADHLI alias ADI dengan hukuman penjara selama 1 (satu) tahun 6 (enam) bulan, dan pidana denda sebesar Rp.3.000.000,- (tiga juta rupiah) dengan ketentuan apabila tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 4 (empat) bulan ; ­
  3. Menyatakan lamanya Terdakwa berada dalam tahanan sementara akan dikurangi seluruhnya dengan pidana penjara yang dijatuhkan ;
  4. Memerintahkan supaya Terdakwa tetap berada dalam
  5. Memerintahkan agar barang bukti berupa : 7 (tujuh) paket kecil berisi heroin berat ± 0.1830 Gram dirampas untuk dimusnahkan ;
  6. Menghukum Terdakwa untuk membayar biaya perkara ini sebesar Rp.1.000.- (seribut rupiah) ; ­

Demikianlah diputuskan dalam rapat permusyawaratan pada hari : Senin, 19 – Agustus – 2002, oleh kami SUPARNO, SH., selaku Hakim Ketua Majelis, SOEDARJATNO, SH., dan T.H. TAMPUBOLON, SH.,

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,174 other followers